by

Jokowi Masuk ke dalam Ka’bah, Andi Arief Nyinyir

-Utama-213 views

Jakarta, Radar Pgi – Presiden Jokowi beserta keluarga melaksanakan ibadah Umroh di Mekah. Bahkan dengan undangan dari Raja Arab, Jokowi mendapat akses untuk masuk ke dalam Ka’bah.

Menanggapi hal itu, politisi Andi Arief yang beberapa waktu lalu sempat tersandung kasus dugaan narkoba, mengatakan ibadah umrah jangan ditarik ke politik.

Menurut Andi,  ibadah dan politik itu harus dipisahkan. Dia pun mencontohkan Pak Harto yang juga pernah masuk ke dalam Ka’bah tapi kekuasaannya berakhir tragis saat Reformasi 1998. Tak lupa dia menyinggung dedengkot Partai Demokrat, SBY, yang juga pernah masuk Ka’bah dan bisa turun dari kursi singgasana kepresidenannya secara baik.

Bisa memasuki Ka’bah merupakan impian. Pak SBY bisa masuk ke Ka’bah turun dengan baik di akhir masa jabatan. Pak Harto bisa masuk Ka’bah tapi turun tragis 1998. Kesimpulannya Ka’bah hubugannya dengan ibadah. Jangan ditarik ke Pemilu,” kata Andi dikutip dari akun Twitternya, @AndiArief, Senin, (15/4/2019).

Terlepas dari nyinyiran Andi, undangan Raja Arab Saudi selaku penjaga dua kota suci, tentu merupakan berkah tersendiri bagi Jokowi dan keluarga, karena tidak semua jamaah bisa masuk ke dalam Ka’bah. Jokowi pun melanjutkan ibadah dengan melakukan tawaf. Setelah itu, dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah di depan Multazam.

Usai salat, Jokowi dan rombongan melaksanakan sai. Di akhir ibadah umrah, Jokowi serta rombongan melakukan tahalul pada pukul 06.37 waktu setempat.

Beberapa pejabat terlihat mendampingi Jokowi melaksanakan ibadah umrah, antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. (jar)

 

 

 

News Feed