by

Ini Kronologi Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia

-Utama-234 views

Jakarta, Radar Pagi – Beredar video amatir yang menunjukan temuan surat suara sudah tercoblos. Surat suara itu disebut dimuat dalam puluhan kantong. Diduga hal ini terjadi di Selangor, Malaysia.

Dalam video itu disebutkan surat suara sudah tercoblos untuk caleg Partai Nasdem. Sementara surat suara Pilpres, tercoblos untuk pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Berikut kronologi  penemuan sebagaimana dituturkan Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana lewat keterangan tertulisnya, Kamis (11/4/2019):

Pada pukul 12.48 hari Kamis ini, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menerima aduan dari seorang relawan Sekber Satgas BPN PADI Malaysia bernama Parlaungan melalui pesan WhatsApp, bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Yaza bersama seorang anggota Panwaslu Kuala Lumpur, Rizki Israeni Nur, sekitar pukul 13.00 waktu setempat, kemudian mendatangi lokasi temuan surat suara tercoblos di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor.

Tempat tersebut merupakan sebuah toko yang sudah dipenuhi dengan surat suara yang berada di dalam bag diplomatik sebanyak kurang-lebih 20 buah, 10 kantong plastik hitam, dan kurang-lebih 5 karung goni berwarna putih dengan tulisan Pos Malaysia.

Diperkirakan jumlah surat suara di lokasi pertama itu sekitar 10-20 ribu. Saat dibuka, beberapa surat suara pilpres telah dicoblos untuk pasangan calon nomor urut 01. Sedangkan surat suara pileg ada yang sudah tercoblos untuk caleg NasDem DPR nomor urut 03.

Sekitar pukul 14.30, Panwaslu Kuala Lumpur menerima informasi tambahan dari anggota Satgas BPN PADI soal lokasi lain yang jadi gudang penyimpangan surat suara Pos.

Surat suara itu ditemukan di rumah di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor. Di lokasi ini, Panwaslu menemukan 158 karung berisi surat suara.

Surat suara yang dicoblos adalah capres nomor urut 01. Untuk surat suara legislatif, surat suara yang dicoblos untuk caleg DKI Dapil II NasDem nomor urut 02 dan surat suara caleg Demokrat nomor urut 03.

Di tempat lain, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengomentari temuan sejumlah surat suara yang telah tercoblos di Selangor, Malaysia. Bawaslu berjanji akan mengumpulkan data-data terkait hal ini untuk mengeluarkan rekomendasi selanjutnya.

Selain itu, Bawaslu juga akan meminta KPU untuk menghentikan sementara pemungutan suara di seluruh Malaysia.

“Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia, sementara, sampai semua jelas, ada kegiatan yang terstruktur, sistematis, masif (TSM),” ujar anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/4/2019).

Sedangkan Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, KPU masih mengonfirmasi kejadian yang terekam dalam video tersebut ke Pokja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

“Kami meminta pihak PPLN untuk mengecek terlebih dahulu. Jadi tunggu konfirmasi KPU,” kata Ilham saat dikonfirmasi.

Sementara calon presiden petahana Joko Widodo menegaskan, apabila ada dugaan kecurangan dalam proses pencoblosan suara di Malaysia, laporkan segera Bawaslu.

“Kalau itu benar dan merupakan pelanggaran, laporkan saja ke Bawaslu. Mekanisme di sana jelas,” ujar Jokowi saat dijumpai wartawan usai kampanye terbuka di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019).

Jokowi minta supaya berita tersebut benar-benar dicek keakuratannya. Jangan sampai berita tersebut dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan politik. (jar)

 

News Feed