by

Tawas Dikira Sabu, Polres Parepare Salah Tangkap?

-Hukum-112 views

Makassar, Radar Pagi – Benda putih seberat 7 kg yang semula disangka sebagai sabu oleh aparat Polres Parepare, Sulawesi Selatan, ternyata tawas.

Kejadian ‘agak memalukan’ ini bermula ketika aparat Polres Nunukan, Kalimantan Timur, berhasil meringkus 2 orang yang membawa sabu seberat 8 kg. Dari hasil pengembangan diketahui bahwa jaringan kedua pelaku berencana melakukan pengiriman lain ke Kabupaten Sidrap (Sidenreng Rappang), Sulawesi Selatan.

Informasi itu kemudian disampaikan kepada aparat Polres Parepare yang langsung bergerak cepat melakukan penyisiran. Hasilnya, pada Senin (11/3/2019), dua orang yang sedang membawa karung berisi bawang merah dan minyak goreng di tepi jalan Desa Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap diamankan tim Satresnarkoba lantaran dalam karung tersebut juga ditemukan paket berisi benda putih.

Namun setelah diperiksa di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan, ternyata benda putih yang diduga sabu itu hanyalah zat garam atau tawas.

“Hasil pengujian barang bukti berbentuk kristal bening itu ternyata adalah tawas dan bukan sabu,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani di Makassar, Rabu (13/3/2019).

Namun Dicky mengaku tetap curiga. Menurutnya, pengiriman 7 paket tawas itu bukan mustahil merupakan bagian dari pengalihan bandar narkoba karena informasi yang diterimanya menyebutkan akan ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar yang masuk ke Sulsel.

“Kita sudah monitor dan memang ada rencana pengiriman, tapi mereka sangat cerdik dengan mengelabui anggota menggunakan tawas sebagai pengecoh. Mereka (bandar) sudah mulai ketakutan karena anggota sudah tahu pergerakan sabu dari Malaysia melalui Kalimantan Timur,” ucap Dicky. 

Sampai berita ini diturunkan, kedua orang yang membawa karung berisi tawas masih tetap menjalani pemeriksaan. (jar)

News Feed