by

Ulama Itu Panutan Umat, Hati-hati Sebelum Bicara: Wasekjen MUI Minta Maaf Tuduh Pemerintah Legalkan Zina

-Utama-154 views

Jakarta, Radar Pagi –  Wasekjen MUI Ustad Tengku Zulkarnain meminta maaf terkait pernyataannya bahwa ‘pemerintah melegalkan zina’ lewat Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) 

“Stlh mencermati isi RUUP-KS sy tdk menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah utk pasangan Remaja dan Pemuda yg ingin melakukan hubungan suami isteri. Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf krn mendapat masukan yg salah,” cuit Ustad Tengku dalam akun twitternya, @ustadtengkuzul, Selasa (12/3/2019).

Sebelumnya Ustad Tengku mengatakan pemerintah akan melegalkan zina dan menyediakan alat kontrasepsi untuk muda-mudi apabila RUU tersebut disahkan. 

Pelajar, dan mahasiswa, dan pemuda yang belum nikah yang ingin melakukan hubungan seksual, maka pemerintah mesti menyediakan alat kontrasepsi untuk mereka. Anak-anak muda yang belum nikah kepengen berzinah, pemerintah harus menyediakan kondomnya supaya tidak hamil di luar nikah. Kalau ini disahkan, berarti pemerintah telah mengizinkan perzinahan, bahkan menyediakan kondom dan alat kontrasepsi.,” kata Ustad Tengku dalam ceramahnya, beberapa waktu lalu, yang direkam dan tersebar di media sosial.

Tudingan tersebut mendapat reaksi keras dari sejumlah pihak, hingga akhirnya sang ustad pun meminta maaf.

Dampak ucapan seorang ulama sangat berpengaruh besar kepada umatnya. Publik tentu masih ingat betapa Ahok ‘sukses’ dikalahkan dalam Pilkada DKI lalu setelah turun fatwa Penistaan Agama dari MUI. Karena itu, seharusnya seorang ulama berpikir jauh sebelum mengucapkan sesuatu yang bisa memberikan dampak pada umatnya.

Seorang ustad bernama Supriyanto di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (11/3/2019) kemarin, terpaksa berurusan dengan polisi dan panwascam karena dalam videonya yang jadi viral di dunia maya, dia menyebut pemerintah sedang menyiapkan UU untuk melegalkan perzinaan. Ustaz itu mengaku terinspirasi dari ucapan Ustad Tengku Zulkarnain. 

Kapolsek Kalibaru AKP Jabar mengatakan video viral itu direkam setelah salat Zuhur pada Sabtu (9/3/2019). Saat itu beberapa anggota jemaah Masjid Al Ihsan di Desa Kalibaru Wetan meminta tausyiah dan doa dari sang ustad. Dalam tausyiah itu kemudian muncul kalimat tudingan tersebut. 

“(Tausiyah Ustad Supriyanto) Itu referensi dari video ceramah dengan Ustad (Tengku) Zulkarnain, kemudian dari orang PKS, Jazuli dan Hidayat Nur Wahid, bahwa saat ini katanya pemerintah sedang menggodok Undang-Undang Pelegalan Perzinaan. Padahal hal itu tidak ada,” kata Jabar. (jar)

 

 

 

News Feed