by

Pendeta Ini Habis-habisan Diledek Karena Berhasil Hidupkan Orang Mati

-Anehsiana-1,550 views

Jakarta, Radar Pagi – Aksi  Pendeta Alph Lukau di Johannesburg, Afrika Selatan yang mengaku mampu menghidupkan orang mati jadi bahan tertawaan di media sosial.

Dilansir dari AFP dan BBC, Rabu (27/2/2019), Alph Lukau berhasil membangkitkan jenazah seorang pria, bukan menjadi zombie, tetapi kembali hidup sebagaimana layaknya manusia.

Aksi pendeta dari perkumpulan Alleluia Ministries International tersebut direkam dalam sebuah video yang kemudian tersebar di dunia maya.

Dalam video itu terlihat pendeta Lukau meletakkan kedua tangannya di atas seorang pria berpakaian serba putih yang terbaring di dalam sebuah peti mati. Dia kemudian berkata ‘bangkit’ ke arah pria di dalam peti mati itu.

Tak lama kemudian, pria tersebut bangun dengan mulut menganga dan duduk di dalam peti mati. Hal itu disebut mukjizat dan disambut sorakan jemaat lainnya. BBC melaporkan bahwa aksi itu dilakukan Pendeta Lukau di luar gedung gerejanya yang ada di dekat Johannesburg.

Namun bukannya mengundang kekaguman, netizen malah habis-habisan mengejeknya. Hanya dalam beberapa jam, tagar #ResurrectionChallenge menjadi trending di Twitter  Bahkan sebagian orang membuat video parodi membangkitkan orang mati untuk mentertawakan aksi Alph Lukau.

Bukan cuma netizen, pejabat dari Komisi Kemajuan dan Perlindungan Komunitas Budaya, Keagamaan dan Linguistik (Komisi HAM CRL) kepada televisi nasional Afsel juga ikut mengkritik aksi Alph Lukau. “Aksi itu direkayasa untuk berusaha mendapatkan uang dari orang-orang tak berdaya,” katanya.

Oknum pendeta ini memang diketahui punya gaya hidup mewah dan bergelimang harta. Dia disebut punya pesawat pribadi, mobil-mobil super mewah seperti Bentley dan Ferrari, dan selalu dikawal saat bepergian ke gerejanya. 

Laporan media lokal bahkan menyebut Pendeta Lukau adalah salah satu pendeta terkaya di dunia. Kekayaannya ditaksir hingga 13,8 miliar Rand Afsel atau setara Rp 13,9 triliun.

Pendeta Lukau kali ini mungkin kena batunya. Selain diledek habis-habisan, tiga rumah duka yang merasa ditipu oleh drama kebangkitan orang mati ini juga berencana menuntutnya. Ketiga rumah duka itu adalah Kingdom Blue, Kings & Queens Funeral Services dan Black Phoenix. Sebagai pihak yang menyediakan peti mati dan mobil jenazah, secara tidak langsung mereka merasa dianggap terlibat dalam aksi si pendeta.

“Sebagai Layanan Pemakaman Kings & Queens, kami ingin menjauhkan diri kami dari hal yang disebut sebagai menghidupkan kembali orang mati. Kami sedang dalam proses mengajukan langkah hukum atas kerusakan berbahaya pada citra kami ini,” demikian pernyataan pihak Kings & Queens. 

Pihak Gereja Allelulia enggan mengomentari ledekan netizen. Mereka hanya mengatakan bahwa Tuhanlah yang menghidupkan jenazah itu dan Pendeta Alph Lukau hanya melengkapi mukkizat yang dimulai oleh Tuhan.

Mukjizat membangkitkan orang mati pernah dilakukan oleh Yesus Kristus (Nabi Isa) yang selama 3 tahun masa pengajarannya memang banyak memperlihatkan keajaiban, seperti berjalan di atas air, menenangkan badai, memindahkan setan yang sedang merasuki tubuh manusia ke kumpulan hewan, memberi makan 5 ribu orang hanya dengan sepotong roti yang tidak habis-habis ketika dibagikan, dan sebagainya.

Dalam ilmu mistik Cina kuno juga dikenal ramuan yang mampu menghidupkan orang mati, namun hanya untuk beberapa detik saja. Biasanya ramuan ini diminumkan secara paksa kepada mayat korban pembunuhan atau seseorang yang keburu meninggal sebelum sempat meninggalkan wasiat terakhir.

Ketika hidup kembali selama beberapa detik itu, si korban pembunuhan akan ditanya siapa yang telah menyebabkan kematiannya. Demikian juga orang yang belum sempat mengucapkan wasiat akan ditanya apa pesan terakhirnya.

Namun pada zaman modern ini, hal semacam itu hampir mustahil terjadi. Bahkan ilmu kedokteran termodern sekalipun belum mampu membangkitkan orang yang benar-benar sudah mati (bukan mati suri dimana jantung sudah berhenti berdetak, tetapi otak masih berfungsi) untuk hidup kembali.

Pada tahun 2016, Pastor Rasul Samuel Young dari Gereja Kerajaan Kehidupan Tabernakel di Republik Dominica juga mengklaim bisa membangkitkan orang mati. Ketika dia membawakan khotbah di pemakaman seorang wanita bernama Luenda Browne – Williams (35 tahun), dia berkata bisa membawa wanita itu kembali ke kehidupan .

Pelayat menjadi syok namun diam saja ketika Pendeta Young menginstruksikan pengusung jenazah untuk membuka peti mati agar dia bisa melakukan keajaibannya. Dia pun memerintahkan Luenda untuk bangkit dan berjalan.

Namun para pelayat termasuk pihak keluarga harus kecewa, jenazah Luenda tak bergerak sedikitpun. Akhirnya jenazah tetap dikuburkan. (zal)

 

 

 

 

 

  

News Feed