by

Polisi Selidiki Pelaku yang Menghamili Pasien Koma Hingga Melahirkan

-Anehsiana-200 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Polisi Amerika Serikat masih menyelidiki siapa pelaku yang menghamili seorang wanita yang sedang koma selama 10 tahun terakhir di rumah sakit Hacienda HealthCare di Phoenix, Arizona.

Juru bicara Departemen Kepolisian Phoenix, Tommy Thompson, mengatakan detektif sedang menyelidiki kasus di fasilitas kesehatan itu.

Dia menolak untuk merinci berapa lama penyelidikan akan berlangsung. Namun saat ini, polisi sudah mengambil sampel DNA seluruh pekerja pria di rumah sakit tersebut untuk mencari tahu kemungkian pelakunya.

Kasus pasien koma mendadak hamil hingga melahirkan pada 29 Desember 2018 silam, padahal sedang dalam kondisi koma ini berbuntut pengunduran diri CEO Hacienda HealthCare, Bill Timmons.

Surat pengunduran diri Bill Timmons telah diterima oleh pihak klinik. “Dari apa yang telah saya ungkapkan sebelumnya, dia (korban) mengeluh dan mereka tidak tahu apa yang salah dengan wanita ini,” kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya kepada CBS Phoenix, afiliasi KPHO-TV.

Kasus ini juga memicu keresahan di tengah masyarakat Amerika Serikat  terkait keamanan pasien dalam status koma.

“Ini adalah situasi yang sangat berbahaya tanpa pengawasan,” kata Dr Greg Marchand, dikutip dari news.com.au.

Tidak disebutkan apakah pasien yang identitasnya masih dirahasiakan itu memiliki keluarga maupun pengasuh yang menjaganya. Juga tidak disebutkan siapa yang merawat bayi tersebut. Yang pasti, bayinya lahir dalam kondisi sehat.

Wakil Presiden Eksekutif Dewan Klinik Hacienda Helathcare, Gary Orman, mengatakan tidak ada staf rumah sakit yang menyadari pasien tersebut hamil sampai akhirnya tiba waktu untuk melahirkan.

“Dari apa yang saya tahu, dia merintih. Dan mereka tidak tahu apa yang salah dengannya,” kata Gary.

Setelah kejadian ini, pihak rumah sakit langsung mengubah protokol khusus untuk perawatan pasien koma tersebut. Kini staf pria yang masuk ke kamar perempuan itu harus ditemani oleh karyawan perempuan.

Juru bicara Hacienda HealthCare David Leibowitz mengatakan manajemen berkomitmen dalam mengungkap kebenaran kasus ini.

“Insiden ini sangat menganggu yang melbatkan kesehatan dan keselamatan pasien Hacienda,” katanya. (ria)

 

 

 

 

 

 

 

News Feed