oleh

Andre Rosiade Sebut PSI Pembuat Sensasi yang Numpang Tenar Pada Prabowo dan Gerindra

-Nasional-13 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menyebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai partai pembuat sensasi yang menumpang tenar pada Prabowo dan Gerindra.

“Partai Sensasional Indonesia yang memang setiap hari ingin menumpang tenar ke Pak Prabowo dan Partai Gerindra,” kata kata Andre dalam diskusi ‘Membangun Kepercayaan Publik dalam Pemilu 2019’ yang digelar di Kantor Bawaslu, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2018).

Menurut Andre, pihaknya sangat memahami modus operandi Partai Sensasional Indonesia yang tiap hari mencari popularitas dengan berkomentar soal situasi politik yang selalu dikaitkan dengan Prabowo.

Andre menilai cara PSI itu sangat efektif untuk mendongkrak popularitas karena mereka memang tidak bias beriklan, sebab KPU melarangnya.

“Karena memang KPU melarang mereka beriklan. Meski duitnya banyak tapi iklan dibatasi, cara iklannya yang efektif ini (bikin sensasi),” katanya.

Belakangan, PSI memang menuai sensasi setelah memberikan ‘penghargaan’ Kebohongan Award Awal Tahun 2019 kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief. Award diberikan karena ketiganya dinilai sudah membuat kebohongan pada awal tahun 2019.

“Karena awal tahun baru sudah terjadi tsunami kebohongan,” ujar Ketua DPP PSI Tsamara Amany dalam jumpa pers di Basecamp DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim No 194, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019) silam.

Dasar kebohongannya, menurut PSI, Prabowo telah berbohong soal selang cuci darah yang dipakai sampai 40 kali di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Pihak RSCM langsung membantah tuduhan tersebut. 

“Itu kebohongan paling lebay,” kata Tsamara Amany.

Untuk Sandiaga Uno, Tsamara menjelaskan kebohongannya berupa Tol Cipali yang dibangun oleh perusahaan Sandiaga tanpa utang. Ternyata menurut Tsamara, pembangunan Tol Cipali disertai pinjaman ke bank. 

“Kebohongan hakiki di awal tahun baru kepada Sandiaga sebagai cawapres atas prestasi tol tanpa utang,” katanya.

Sementara Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief disebut melakukan kebohongan terkait isu 7 kontainer surat suara dari Tiongkok yang sudah tercoblos. Ternyata hasil penelusuran KPU, isu tersebut cuma hoax. Celakanya, Andi Arief tidak berani membuktikan tuduhannya.

“KPU sudah cek ternyata tidak benar dan sudah dilaporkan. Pak Andi seharusnya membuktikan dan tidak mau, ternyata ini cuma halusinasi,” kata Tsamara. (gunawan)

News Feed