by

Takut Gempa, Warga Labuha Ramai-ramai Mengungsi

 

Jakarta, Radar Pagi – Warga Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengungsi ke Rumah Dinas Bupati, Gedung DPRD hingga masjid, setelah wilayah tersebut diguncang gempa sedikitnya 6 kali sejak Jumat (4/1/2018) kemarin.

“Saya mendapatkan informasi dari teman-teman dan barusan komunikasi dengan Kasat Intel Polres memang konsentrasinya di Rumah Dinas Bupati, Kantor DPRD-1 dan ada di Masjid Raya di daerah dalam lingkup kantor pemerintahan,” Ujar Kepala Stasiun Meteorologi Halmahera Selatan, Usman Sadik saat dikonfirmasi, Sabtu (5/1/2019).

Dia menjelaskan sebenarnya masyarakat sudah tenang usai gempa magnitudo 5,2 sekitar pukul 11.00 WIT. Namun yang membuat masyarakat panik adalah saat terjadi gempa sekitar 19.54 WIT yang dirasakan lebih besar.

“Karena itu mereka panik dan warga Desa Amasing Kota, Desa Labuha yang kebanyakan mengungsi,” imbuh Usman.

Selain warga yang mengungsi di Rumah Dinas Bupati, Gedung DPRD dan Masjid ada warga di dua Desa yang mengungsi di gunung.

“Warga yang mengungsi di gunung itu Desa Wayaua dan Desa Galala,” kata Usman.

Para warga yang mengungsi tampak tidur di teras rumah. Ada pula yang tidur di tenda beralas tikar.

Maluku Utara sedikitnya diguncang gempa bumi hingga enam kali hari ini. Gempa terakhir berkekuatan M 5,2 pada pukul 17.54 WIB atau 19.54 WIT tadi dengan pusat gempa berada di kedalaman 10 km. (dtc/jar)

News Feed