oleh

Tanamkan Toleransi, SMPN 26 dan SMPN 2 Rayakan Natal Bersama di Sekolah

-Pendidikan-238 views

 

Depok, Radar Pagi – Setiap tanggal 25 Desember seluruh umat Nasrani memperingati sebagai hari kelahiran Yesus Kristus sang juru selamat. Seperti halnya dilakukan oleh para pelajar beragama Kristen pada beberapa sekolah di Kota Depok yang merayakan Natal bersama para guru di sekolah.

Mengusung tema “Terang yang sesungguhnya yang menerangi setiap orang sedang datang ke dalam dunia (Yoh 1:9)” dengan sub tema “Yesus Terang Dunia” acara perayaan Natal bersama itu berjalan dengan khidmat. Para siswa-siswi terlihat begitu semangat dan gembira merayakan hari kelahiran Sang Juru Selamat ke dunia itu dengan menyalakan lilin malam kudus dan Doa Firman serta Khotbah yang disampaikan langsung oleh Pendeta muda Andreas Daromes, kemudian acara dilanjutkan dengan mempersembahkan beberapa buah lagu seperti Janji Mu seperti Fajar di Pagi hari dan Joy to The World oleh siswa-siswi.

Kepala SMPN 26 Kota Depok, Anthoni, M.Pd dalam sambutannya mengajak para siswa-siswi yang beragama Nasrani untuk merayakan Natal dengan sukacita dan bisa berbagi kebahagiaan bersama teman serta para guru. Hal itu juga merupakan salah satu bentuk pembelajaran pada siswa-siswi tentang bagaimana toleransi dan menjaga kerukunan antar sesama umat beragama di lndonesia, khususnya di SMPN 26 Depok.

“Shalom, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia dan rahmat-Nya, juga kesejahteraaan kepada kita semua dalam rangka merayakan hari Natal yang penuh kebahagiaan. Semoga dengan kegiatan perayaan Natal bersama di sekolah kali ini, dapat menjadikan pembelajaran bagi kita semua untuk lebih meningkatkan toleransi dan menjaga kerukunan antar umat beragama di lndonesia, Wabil khusus SMPN 26 Depok yang kita cintai bersama,” terangnya diamini ketua panitia acara, Cantika Putri Respati di sela-sela kegiatan.

Hal senada diungkapkan Wakil Kesiswaan SMPN 26 Depok, Bambang Sunardi, M.Pd menuturkan, pertama sekali semoga kebersamaan tersebut bisa terus kita jaga, karena hal itu merupakan bagian dari pembelajaran terkait pendidikan karakter tentang keragaman serta kebhinekaan yang ada di sekolah. Semoga juga bisa menjadi contoh bagi sekolah lain.

“Kebersamaan serta Kebhinekaan di antara kita, dalam hal ini siswa-siswi juga para guru di SMPN 26 Kota Depok semoga bisa terus kita jaga dan sebagai contoh untuk sekolah yang lain. Mudah-mudahan Allah SWT memberkati kita semua,” jelasnya.

Wakil Kesiswaan SMPN 26 Depok, Bambang Sunardi, M.Pd memberikan sambutan dalam perayaan natal di sekolah

Sementara itu, para pelajar SMPN 2 Depok yang beragama Kristen juga turut merayakan Natal bersama guru-guru dengan mengangkat tema “Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar” di sekolah, baru-baru ini.

Kepala SMPN 2 Depok, Purnomo, M.Pd pada kesempatan itu mengajak anak didiknya agar selalu menanamkan sikap toleransi dan saling menghargai kepada teman juga sesama atau guru yang berbeda keyakinan, baik di sekolah atau di luar lingkungan sekolah.

“Indonesia Raya berdasarkan Pancasila yang Bhineka Tunggal lka seperti dicetuskan oleh Bung Karno, memiliki latar belakang budaya yang majemuk. Karena itu tanamkan sikap toleransi dan selalu jaga kebersamaan serta saling tolong dalam kebaikan kepada sesama dimanapun kalian berada, karena hal itu merupakan salah satu bagian dari pendidikan karakter,” pesannya di acara tersebut.

Sebelumnya Wali Kota Depok, Mohammad ldris membantah tudingan terkait Kota Depok yang masuk kategori terendah dalam hal toleransi antar umat beragama menurut penilaian salah satu lembaga survei. (Ind/Red)

News Feed