Kapolri Akui Permasalahan KKB di Papua Berawal dari Kesejahteraan

 

Jakarta, Radar Pagi – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian mengakui akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok bersenjata di Papua adalah masalah kesejahteraan.

“Kita melihat dulu, kelompok-kelompok bersenjata lebih banyak di Papua Barat, di daerah Manokwari. Tapi dengan pembangunan yang sudah sangat bagus, saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu,” kata Kapolri dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

Namun demikian, menurut Kapolri, Presiden Jokowi sudah memiliki tekad yang sangat kuat untuk membangun pegunungan tengah ini, salah satunya dengan cara membuka akses jalan Trans Papua, yang dari jaman dulu sulit diwujudkan.

“Beliau bertekad untuk itu. Beliau memerintahkan kepada Menteri PUPR untuk bekerja sama dengan semua stakeholder lain, termasuk TNI, Zeni membangun trans Papua itu,” ujar Tito.

Kapolri meyakini, kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun Papua disyukuri oleh masyarakat setempat. Hal ini diketahui Tito karena dirinya pernah jadi Kapolda di Papua selama dua tahun.

Terkait penanganan keamanan di sana, Saat ini, lanjut Kapolri, pemerintah mengirimkan tim gabungan Polri dan TNI yang dipimpin langsung oleh Kapolda dan Pangdam. Ia menilai, kekuatan mereka tidak banyak sebetulnya, lebih kurang 30 sampai 50 orang dengan 20 pucuk senjata. Karena itu, kekuatan yang dikirim jauh lebih besar.

“Sangat yakin kita sebentar lagi akan bisa kita kendalikan. Persoalannya adalah medan yang berat, hutan dan lain-lain yang luas. Sehingga mereka mungkin akan lari dari satu tempat ke tempat lainnya,” ungkap Kapolri.

Menurut Kapolri, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Menteri PUPR untuk meningkatkan pengamanan, sehingga  pembangunan sesuai dari perintah Presiden harus jalan terus.

“Kita akan jalankan terus, kita akan amankan. Dan kami melakukan koordinasi yang lebih intens kepada jajaran Kementerian PUPR,” tegas Kapolri. (jar)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below