Ini Alasan Penemu Teori Bernoulli Masuk Timses Jokowi-Ma’ruf

 

Surabaya, Radar Pagi – Penemu Teori Bernoulli, Djaja Laksana, rupanya punya alasan tersendiri kenapa dirinya bergabung sebagai Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Provinsi Jawa Timur.  Dia yakin jika Jokowi kembali terpilih menjadi Presiden, lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang menyembur sejak 12 tahun lalu bisa berhenti.

“Saya sebagai penemu

Teori Bernoulli untuk penghentian lumpur Lapindo berharap Presiden Jokowi terpilih kembali untuk kali kedua. Saya harap lumpur Lapindo bisa dihentikan dengan teori Bernoulli. Ini karena lumpur diperkirakan keluar hingga 30 tahun, itu jelas sangat merusak lingkungan. Saya harap Jokowi menang dan lumpur segera berhenti,” ujar Djaja di Surabaya, beberapa saat lalu.

Dia siap membantu kalau nanti diberikan kepercayaan pemerintah untuk menghentikan semburan lumpur Lapindo. Dia sudah mempresentasikan hasil risetnya selama ini di berbagai perguruan tinggi, juga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Dewan riset Nasional.

“Saya berkali-kali melakukan riset dan penelitian soal lumpur ini. Saya juga sudah beberapa kali presentasi di ITS, Unair, LIPI dan Dewan Riset Nasional. Saya yakin Teori Bernoulli bisa hentikan lumpur Lapindo,” katanya.

Teori Bernoulli, katanya, akan menyeimbangkan tekanan atas dan bawah sehingga semburan lumpur bisa distabilkan. Djaja yakin Jokowi akan menyambut baik gagasan menghentikan lumpur Lapindo dengan teori tersebut.

Sebelumnya Djaja pernah mengatakan semburan lumpur lapindo ini setiap harinya masih mengeluarkan semburan lumpur 60 ribu meter kubik per hari dan dalam kedalaman 50 cm sampai 1 meter permukaan tanah mengalami subsidence. 

“Kalau itu tidak segera diatasi, kami Khawatir bahaya Subsidence (penurunan tanah) secara mendadak,” ucap dia.

Dengan Bendungan Bernoulli, katanya, lumpur yang keluar akan mencapai total head atau ketemu keseimbangan antara lumpur yang keluar dari dalam bumi dan tinggi lumpur di atas permukaan. 

Teorinya, sambungnya, untuk menutup lubang saluran lumpur bisa memasukkan lumpur kembali ke perut bumi dan baru ditutup lubang saluran itu dengan cara diinjeksi semen dan silica. “Kami yakin bisa berhenti,” katanya. (jar)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below