PGRI Kaltim Dukung Rencana Pemprov Naikkan Gaji Guru Honorer

 

Samarinda, Radar Pagi – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Timur mendukung rencana pemerintah setempat yang akan menaikan gaji guru honorer pada tahun 2019.

“Upaya Pemprov Kaltim tersebut tentunya menjadi angin segar bagi para guru honorer, sekaligus kado terindah di Hari Guru dan HUT PGRI ke-73,” ujar Ketua PGRI Kaltim, Musyahrim kepada wartawan di Samarinda, Minggu (25/11/2018).

Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Wakil Gubernur Hadi Mulyadi sebelumnya menegaskan akan mengalokasikan 20 persen APBD Kaltim 2019 untuk dunia pendidikan.

“Harapan kami 20 persen tersebut sebagian bisa digunakan untuk meningkatkan honor tenaga guru honorer,” kata Hadi Mulyadi di Gedung DPRD Kaltim beberapa waktu lalu.

Dia menilai kenaikan honor guru honorer penting dalam dunia pendidikan, karena akan berpengaruh terhadap kinerja para guru.

“Kalau kinerja guru kita ini bagus, maka hasil dan mutu keluarannya juga bagus. Prinsipnya kita sangat mendukung kebijakan pemprov khususnya yang konsisten memperhatikan dunia pendidikan,” ujarnya.

Dia berharap guru honorer yang diangkat oleh pemerintah dapat   meneripa gaji sesuai standar minimum Provinsi, yakni Rp2.747.561 (UMP 2019). Sedangkan saat ini besaran gaji guru honorer di Kaltim sekitar Rp 2.250.000.

“Swasta saja dituntut UMR, apalagi tenaga honor yang diangkat pemerintah wajib memenuhi standar penggajian yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya. 

Namun dia menjelaskan alokasi 20 persen dari APBD itu tidak semuanya untuk upah guru honorer, karena pembangunan pendidikan tidak hanya menyangkut peningkatan penghasilan guru, melainkan juga untuk peningkatan kompetensi, sarana dan prasarana, infrastruktur. (sse/ria)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below