Netizen Tertawakan Tingkah Anies Cium Obor Asian Games

 

Jakarta, Radar Pagi –  Salah satu momen menarik yang terjadi di upacara penutupan Asian Games 2018 kemarin adalah ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencium obor Asian Games, sesaat sebelum diberikan pada perwakilan pemerintah China yang akan menjadi tuan rumah Asian Games ke-19 tahun 2022.

Tingkah Anies mencium obor Asian Games itu ternyata mengundang tertawaan di kalangan netizen, sebab memang tidak lazim mencium obor perhelatan olahraga manapun. Biasanya, obyek yang dicium oleh atlet, pelatih, pengurus olahraga atau siapapun yang terkait dengan olahraga adalah piala sebagai pemenang.

Karuan saja, usai momen Anies cium obor, Netizen pun menjadikannya sebagai bahan lelucon. Ada pula yang mencibir dan membuat meme terkait insiden cium obor tersebut.

Rata-rata netizen menyebut Anies tidak bisa membedakan obor dengan piala, ada pula yang menulis Anies lagi salah lihat, lainnya malah menyebut Anies sedang melampiaskan sakit hatinya dengan mencium obor karena sebagai Gubernur Jakarta yang menjadi tuan rumah Asian Games, dirinya tidak pernah diberi kesempatan mengalungkan medali ke leher atlet peraih medali.

Berikut beberapa komentar lucu terkait insiden Anies Cium Obor:

“Mau ikuti para bintang olahraga dunia untuk mencium piala, Anies malah mencium obor. Gubernur macam apa dia? Apa sih yang ada di pikirannya ketika sadar bahwa itu ada bau minyak tanahnya? Hahaha.”

“Memang Gubernur Anies ini akan jadi maskot Asian Games sepanjang sejarah dunia Asia. Mengapa? Karena ia satu-satunya orang yang mencium obor. Astaga. Obor itu dicium? Setahu penulis obor itu ya diangkat seperti patung Liberty.”

“Wali kota Hangzhou pun terlihat tertawa dan tersenyum. Untung ia tidak tertawa terbahak-bahak dan terngekek-ngekek sampai perutnya six packs di hadapan umum. Untung wali kota yang berasal dari Hangzhou, tempat asal dari Jack Ma itu, tidak lemas tangannya dan geli.”

“Wali Kota Hangzhou: Tangan owe barusan pegang sate babi dan daging babi, kok dicium ya?”

“Artinya dipegang, dijilat, diemut, dan muntah.”

“Satu-satunya gubernur yang cium obor, satu-satunya gubernur yang ngeruk lumpur got pake tangan telanjang. Apapun yang dilakukan, yang penting jadi satu-satunya wkakakak.”

“Main cium-cium aja, emang muhrimnya?”

“Untung ga ada apinya tuh obor, wkakakakak.”

“Hei Nies, haram tuh loe cium obor, lha kalo obornya terkontaminasi minyak babi?”

“Gak bisa bedain obor dan piala, kok lulus Ph.D?”

“Berharap dapat tepuk tangan dari penonton. Apa daya, hening.”

“Setidaknya sekarang gak hanya modal kata-kata, tapi cipokan juga.”

“Diberi kesempatan malah aneh, untung pas pembukaan nggak diajak naik panggung.” (joko)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below