Pria Gendut Ini Siap Berhubungan Intim Gratis dengan Wanita yang Ingin Punya Anak

 

Jakarta, Radar Pagi – Ed Houben (46) asal Belanda bisa dinobatkan sebagai pria paling subur di dunia. Pasalnya dia memiliki 106 anak yang tersebar di berbagai belahan dunia. Lho kok bisa?

Dilansir Newyorkpost, Jumat (31/8/2018), selama ini Ed memang kerap menyumbangkan sperma seperti ke bank sperma, tetapi suatu hari dia memutuskan ingin mencoba sesuatu yang ‘lebih pribadi’.

Ed yang dijuluki sebagai Spermanimator atau The Babymaker ini kemudian memasang iklan di situs web dan mengatakan bahwa dirinya akan membawakan sperma langsung ke pasangan yang mencoba ingin hamil tanpa perlu repot-repot mengikuti program bayi tabung, sehingga mereka dapat menggunakannya langsung di rumah mereka sendiri dengan menggunakan sebuah alat.

Tapi suatu hari, tiba-tiba ada satu pasangan meminta Ed untuk memberikan spermanya dengan ‘cara alami’ yaitu dengan melakukan hubungan suami istri. Setelah mempertimbangkan selama 15 menit, Ed setuju untuk berhubungan intim dengan wanita tersebut atas izin sang suami. Rupanya metode ini cespleng. Wanita tersebut hamil. Kabar pun tersiar dengan cepat.

Sejak itu, jasa Ed sangat diminati oleh pasangan yang tidak subur. Apalagi Ed tidak mengenakan tarif sepeser pun. Ia secara gratis mau berhubungan intim, baik dengan perempuan lajang maupun perempuan bersuami.

Syaratnya sangat mudah, yang penting perempuan itu memang menginginkan anak, dan bila sudah bersuami maka harus seizin suaminya.  dalam upaya agar mereka mempunyai anak.

Ed melakukan ini juga tidak semata-mata demi kepuasan seksual, sebab dia tidak memilih-milih klien. Semua perempuan, tidak peduli berwajah cantik, jelek atau biasa-biasa saja, tidak peduli gemuk, kurus atau kerempeng kurang gizi, hitam atau putih, semua disikatnya. Tujuannya hanya satu, yaitu membantu pasangan atau perempuan yang ingin memiliki bayi.

Ironisnya, Ed tidak memiliki tubuh atletis. Badannya gemuk dan wajahnya juga tidak menarik. Namun karena para calon klien percaya niat Ed tulus ingin membantu, maka mereka tertarik menggunakan jasanya.

Dalam wawancara dengan majalah GQ, Ed mengatakan, sebelum membuka jasa tersebut, dia pernah tidak berhubungan intim dengan wanita selama 10 tahun. Sekarang justru sebaliknya, dia secara teratur melakukan hal itu tanpa ikatan dengan banyak perempuan berbeda.

Hingga saat ini, sejak mulai menyumbangkan sperma 14 tahun lalu, Ed telah menjadi ayah sedikitnya dari 106 anak. Hanya jumlah itu yang dia ketahui, sebab ada juga klien yang tidak mengiriminya kabar apakah berhasil hamil atau tidak.

Jumlah 106 anak itu pun hanya dihitung dari sumbangan sperma lewat hubungan intim, bila dihitung dari sumbangan sperma lewat bank sperma yang dulu pernah diberikannya, jumlahnya pasti akan bertambah.

“Saya memiliki anak-anak di Australia, Israel, Kanada, Austria, Jerman, Belgia, Prancis, Luksemburg, Italia, Inggris,” ungkapnya dalam sebuah wawancara dengan New York Post. Saat wawancara dengan New York Post ini, dia sudah mempunyai 99 anak. (fitria)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below